ROBOT
PEMBERSIH SAMPAH
MAKALAH
Disusun
sebagai Tugas
Pada
Matakuliah Bahasa Indonesia
Oleh
Ananda Suci Rosalina
15101038
PROGRAM STUDI
TEKNIK TELEKOMUNIKASI
SEKOLAH TINGGI
TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM
PURWOKERTO
2015
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Indonesia memiliki penduduk 327 juta jiwa berbanding
lurus dengan produksi sampah setiap harinya. Diperkirakan tahun 2025 produksi
sampah di Indonesia akan mencapai 130.000 ton perhari. Ancaman itu bukan tanpa
alasan. Pasalnya aktivitas masyarakat pada umumnya menuntut untuk selalu
berhubungan dengan makanan dalam kemasan. Hitungan rata-rata tiap orang
diperkirakan membuang sampah 0,5 kg sampah perhari. Sementara produksi sampah
plastik di Indonesia telah mencapai 5,4 juta pertahun.[1]
Sementara berdasarkan data dari Badan Pengelolaan
Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) khusus Jakarta tumpukan sampah telah mencapai
lebih dari 6000 ton perhari dan sekitar 13 persen dari jumlah tersebut berupa
sampah plastik.[2] Indonesia merupakan negara yang besar tetapi
masalah sampah masih menjadi kendala bagi masyarakatnya. Jika dibiarkan dapat
menyebabkan masalah seperti pernafasan, banjir, dan tempat bersarangnya nyamuk.
Petugas pengangkut sampah terkadang juga tidak rutin mengangkut sampah yang
mengakibatkan warga memilih membuang sampah ke sungai yang dianggap lebih
praktis dan tidak menimbulkan bau di sekitar rumah.
Oleh sebab itu solusi dari masalah tersebut adalah
dengan membuat robot penangkap sampah. Sampah yang dibuang manusia hingga
menyentuh tanah akan terdeteksi oleh robot yang berada di daerah tersebut,
untuk kemudian mengambilnya dan mendeteksi sampah tersebut dengan sensor apakah
sampah tersebut dapat didaur ulang, dapat dijadikan pupuk, atau sampah yang
harusnya dibakar. Jika sampah tersebut dapat didaur ulang atau dapat dijadikan
pupuk maka dimasukkan ke dalam wadah yang dapat terhubung dengan petugas
kebersihan di sekitar daerah tersebut agar dapat mengetahui saat wadah tersebut
penuh dan langsung mengganti atau mengambilnya. Jika sampah itu harusnya
dibakar maka robot itu akan membakar atau menghancurkannya.
B.
Rumusan
Masalah
Dari uraian di atas dapat dirumuskan
beberapa masalah sebagai berikut :
1. Mengapa menggunakan robot untuk membersihkan
sampah?
2. Bagaimana cara kerja robot dalam mendeteksi sampah?
C.
Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui alasan menggunakan robot untuk
membersihkan sampah.
2. Untuk mengetahui cara kerja robot dalam
mendeteksi sampah.
D.
Manfaat Penulisan
1.
Teoritis
a. Penulisan ini diharapkan dapat memberikan
manfaat sebagai sumbangan pemikiran bagi dunia teknologi.
b. Penulisan ini dapat menjadi
sumbangan di perpustakaan Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom
Purwokerto.
2.
Praktis
a. Sebagai masukan yang membangun guna
meningkatkan kebersihan lingkungan di Indonesia.
b.
Diharapkan
menjadi acuan bagi masyarakat Indonesia terhadap pemecahan masalah sampah di
Indonesia.
BAB II
TEORI
A.
Definisi Robot
Robot berasal
dari kata “robota” yang dalam bahasa Ceko yang berarti budak, pekerja atau
kuli. Pertama kali kata “robota” diperkenalkan oleh Karel Capek dalam sebuah
pentas sandiwara pada tahun 1921 yang berjudul RUR (Rossum’s Universal Robot).
Pentas ini mengisahkan mesin yang menyerupai manusia yang dapat bekerja tanpa
lelah yang kemudian memberontak dan menguasai manusia. Istilah “robot” ini
kemudian mulai terkenal dan digunakan untuk menggantikan istilah yang dikenal
saat itu yaitu automation. Dari berbagai litelatur robot dapat didefinisikan
sebagai sebuah alat mekanik yang dapat diprogram berdasarkan informasi dari
lingkungan (melalui sensor) sehingga dapat melaksanakan beberapa tugas tertentu
baik secara otomatis ataupun tidak sesuai program yang di inputkan berdasarkan
logika.[3]
B.
Pengertian dan Jenis Sampah
Sampah adalah
barang yang tidak diperlukan atau yang tidak digunakan orang lagi. Adapun jenis-jenis sampah, yaitu :
1.
Sampah organik ialah sampah yang dapat
membusuk sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, yaitu pupuk kompos
yang berguna untuk petani sebagai pupuk tanamannya.
2.
Sampah non organik ialah sampah yang tidak
dapat membusuk, tetapi dapat juga di manfaatkan untuk di daur ulang kembali
sebagai bahan baku.
C. Sensor Ultrasonik
|
Gambar
1 : sensor ultrasonik [9]
|
|
Gambar
2 : sensor ultrasonik[9]
|
Sensor ultrasonik pada robot ini menggunakan 4 sensor ultrasonik yang dipasang pada bagian depan, samping kanan, samping kiri, dan belakang. Sensor digunakan untuk mengukur jarak antara robot dengan dinding. Sensor ultrasonik ini mengirim data ke mikrokontroller secara terus-menerus sehingga semua sensor ultrasonik akan aktif dalam pengiriman data. Untuk itu proses scanning sensor ultrasonik terhadap objek dilakukan secara bergantian agar data yang didapat lebih mudah dan valid. Keluaran berupa data PWM ( Pulse Width Modulation ) sehingga data jarak sama dengan duty cycle dari sinyal keluaran. Semakin jauh objek maka semakin besar duty cycle.[4]
Duty
cycle merupakan prosentase
periode sinyal high dan periode
sinyal, prosentase duty cycle akan
bebanding lurus dengan tegangan rata-rata yang dihasilkan. Speaker ultrasonik mengubah sinyal menjadi suara
sementara mikropon ultrasonik berfungsi untuk mendeteksi pantulan suaranya.
Sensor mendeteksi jarak obyek dengan cara memancarkan gelombang ultrasonik (40
kHz) selama tBURST (200 µs) kemudian mendeteksi pantulannya. Sensor memancarkan
gelombang ultrasonik sesuai dengan kontrol dari mikrokontroler pengendali.[5]
D.
Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah sebuah sistem mikroprosesor dalam chip
tunggal yang dimana didalamnya terdapat CPU, ROM, RAM, I/O, Clock dan peralatan internal lainnya,
dan juga mempunyai masukan dan keluaran serta kendali yang difungsikan untuk
membaca data, dan dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara
khusus.[6]
Mikrokontroler memiliki karakteristik
sebagai berikut :
1. Memiliki program khusus yang disimpan dalam memori untuk aplikasi tertentu,
tidak seperti PC yang multifungsi karena mudahnya memasukkan program. Program
mikrokontroler relatif lebih kecil daripada program-program pada PC.
2. Konsumsi daya kecil.
3. Rangkaiannya sederhana dan kompak.
4. Harganya murah , karena komponennya sedikit.
5. Unit I/O yang sederhana, misalnya LCD, LED, Latch.
6.
|
Gambar
3 : Mikrokontroler [10]
|
ada beberapa fitur yang pada umumnya ada
di dalam mikrokontroler adalah sebagai berikut :
1. RAM (Random Access Memory)
RAM digunakan oleh mikrokontroler
untuk tempat penyimpanan variable. Memori ini bersifat volatile yang artinya akan kehilangan semua datanya jika tidak
mendapatkan catu daya.
2.
ROM (Read Only Memory)
ROM disebut sebagai kode memori karena berfungsi untuk
tempat penyimpanan program yang akan diberikan oleh user.
3. Register.
Register merupakan tempat penyimpanan nilai-nilai yang akan digunakan dalam proses yang telah disediakan oleh mikrokontroler.
Register merupakan tempat penyimpanan nilai-nilai yang akan digunakan dalam proses yang telah disediakan oleh mikrokontroler.
4.
Special Function Register
Merupakan register khusus yang berfungsi untuk
mengatur jalannya mikrokontroler dan register ini terletak di RAM.
5. Input dan Output Pin
Pin Input adalah bagian yang berfungsi sebagai
penerima signal dari luar dan pin ini dihubungkan ke berbagai media inputan
seperti keypad, sensor, keyboard, dan sebagainya. Pin Output adalah bagian yang
berfungsi untuk mengeluarkan signal dari hasil proses algoritma mikrokontroler.
6. Interrupt
Interrupt merupakan bagian dari mikrokontroler yang berfungsi sebagai bagian yang dapat melakukan interupsi, sehingga ketika program sedang dijalankan, program tersebut dapat diinterupsikan dan menjalankan program interupsi terlebih dahulu.
Interrupt merupakan bagian dari mikrokontroler yang berfungsi sebagai bagian yang dapat melakukan interupsi, sehingga ketika program sedang dijalankan, program tersebut dapat diinterupsikan dan menjalankan program interupsi terlebih dahulu.
E.
Penggerak
Motor DC
Pada alat ini rancang
untuk pergerakan robot pada keadaan maju, mundur, belok kiri, belok kanan. Pergerakan
robot berdasarkkan olahan inputan yang di dapat dari sensor uvitron dan proximity yang di proses oleh mikrokontroler
dan menghasilkan inputan logika boolean
yang bernilai 0 atau 1.
Motor listrik merupakan perangkat
elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Pada
dasarnya energi ini digunakan untuk memutar benda benda yang ada di sekitar
kita, seperti untuk memggerakan kipas , menggerakan kompresor, mengangkat
bahan,dan masih banyak yang lainnya.[7]
Motor DC adalah jenis motor yang
menggunakan tegangan DC (tegangan yang searah) sebagai sumber energi. Dengan
memberikan tegangan yang berbeda di kedua terminal, motor akan berputar dalam
satu arah, dan apabila polaritas tegangan dibalik maka arah putaran motor akan
terbalik juga. Adapun motor DC terdiri dari dua bagian utama, yaitu:
1. Stator merupakan bagian yang tetap / stasioner.
Stator menghasilkan medan magnet, baik yang dihasilkan dari sebuah kumparan
(magnet elektro) atau magnet permanen.
|
Gambar
4 : Motor DC [11]
|
BAB
III
PEMBAHASAN
A.
Alasan
Menggunakan Robot Pembersih Sampah
Karena
saat ini banyak orang yang kurang peduli terhadap sampah-sampah yang jatuh atau
berserakan disekitarnya. Untuk membuang sampah pada tempat sampah saja malas,
apalagi untuk memunguti sampah-sampah yang berserakan karena orang lain.
Petugas pembersih sampahpun sampai kewalahan membersihkan sampah, terutama di
tempat wisata seperti pantai. Oleh karena itu robot sampah ini diperlukan untuk
meminimalisir sampah-sampah yang berserakan dengan menggunakan sensor dan kecepatan mengambil sampah-sampah yang
banyak dengan waktu yang singkat.
B.
Kinerja
Robot Pembersih Sampah
|
Gambar
5 : Robot Pembersih Sampah [12]
|
Rancangan robot pembersih sampah ini dengan kontrol kecepatan menggunakan metode proporsional derivatif untuk gerakan manipulasi. Pada robot ini, pembersihan sampah akan dilakukan dengan menggunakan metode Raking Technique. Raking Technique adalah teknik pembersihan sampah dengan cara melempar sampah atau sampah yang jatuh hingga menyentuh lantai.[8] Jenis sampah yang didorong akan bervariasi, sehingga diperlukan sebuah kontrol berdasarkan pembacaan dari sensor kecepatan yaitu rotary encoder. Tujuan penggunaan kontrol ini adalah ketika terdapat sampah, motor akan melakukan respon secara otomatis dengan menambah kecepatan sehingga motor dapat mendorong menuju sampah yang jatuh tadi.
Robot ini mempunyai tangan seperti manusia
tetapi hanya memiliki 3 jari yang berfungsi untuk menggenggam sampah agar tidak
jatuh. Tangan ini dirakit untuk bisa memanjang dan memendek sesuai dengan yang
dibutuhkan. Tiga jari robot tersebut dapat pula menjadi seperti sekop bila
dirapatkan, fungsinya yaitu untuk mengambil sampah yang terpendam atau melakat
di tanah.
C.
Kekurangan
Robot Pembersih Sampah
Sistem targeting-nya masih belum sempurna, sehingga
robot ini masih belum akurat dalam menangkap sampah yang dilemparkan atau yang
jatuh ke tanah. Lalu, masih belum jelas berapa jauh jarak sampah yang dapat
ditangkap oleh robot tersebut.
Meskipun robot ini terlihat baik untuk lingkungan,
namun robot ini juga dapat berdampak buruk bagi manusia. Orang-orang mungkin
akan semakin malas untuk membuang sampah pada tempatnya, karena mungkin mereka
akan berfikir jika sudah ada robot seperti itu kita bisa membuang sampah dimana
saja karena sudah ada robot yang akan membersihkan sampah tersebut.
BAB
IV
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan
pada pembahasan yang telah diuraikan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa
cara kerja robot pembersih sampah ini sangat sederhana dan ramah lingkungan,
membantu membersihkan sampah dengan cepat. Tidak perlu menggunakan remote control untuk menjalankannya karena robot ini sudah menggunakan sensor
yang akan bergerak dengan sendirinya jika mendapatkan sensor sampah yang
terjatuh.
B.
Saran
Setelah
membuat penelitian mengenai robot pembersih sampah yang dapat mengurangi
sampah-sampah yang berserakan, maka penulis memberikan saran penting bagi orang
yang membaca atau yang akan membuat penelitian serupa, disarankan untuk
menjadikan penelitian ini sebagai referensi. Bagi pemerintah, disarankan untuk
menjadikan hasil penelitian ini sebagai cara untuk mengurangi masalah
penanganan sampah di Indonesia dan juga membuat masyarakat Indonesia sadar akan
pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
DAFTAR
PUSTAKA
1. http://medialingkungan.com/news/nasional/sebanyak-130-000-ton-sampah-perhari-diproduksi-oleh-indonesia.html.
Diakses pada tanggal 28 November 2015
pukul 15.29.
2. http://www.plimbi.com/article/152161/pengelolaan-sampah-dengan-robot.
Diakses pada tanggal 28 November 2015 pukul 16.05.
3. http://astridazarine.blogspot.co.id/2013/07/definisirobotrobotikrobotics.html.
Diakses pada tanggal 05 Desember 2015 pukul 10.10.
4. http://widuri.raharja.info/index.php?title=SI1131469084.
Diakses pada 05 Desember 2015 pukul 12.17.
5. http://www.slideshare.net/yogisugiana/pwm-11210208.
Diakses pada tanggal 05 Desember pukul 12.55.
6. http://widuri.raharja.info/index.php?title=SI1131469856#cite_note-syahrul2012-6.
Diakses pada tanggal 05 Desember pukul 17.22.
7. http://repository.gunadarma.ac.id/832/1/SISTEM%20ROBOT%20PENYEDOT%20DEBU_UG.pdf.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 09.20.
8. http://www.pens.ac.id/post/20130813144935-2267.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 10.22.
9. Gambar
1 dan 2 Sensor Ultrasonik
https://www.google.co.id/search?q=gambar+sensor+ultrasonik&espv=2&biw=1242&bih=606&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiAt8mbuMjJAhUBTI4KHS8VBTkQ_AUIBigB#imgrc=7o7Txrygzj9O1M%3A.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 10.40.
10. Gambar
3 Mikrokontroler
https://www.google.co.id/search?q=mikrokontroler&espv=2&biw=1242&bih=566&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwiVo-aMy8jJAhUDt44KHcNYDccQ_AUIBigB#imgrc=_.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 11.03.
11. Gambar
4 Motor DC
https://www.google.co.id/search?q=gambar+motor+dc&espv=2&biw=1242&bih=566&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwis_8vo28jJAhVKj44KHeeMBssQ_AUIBigB#imgrc=_.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 11.15.
12. Gambar 5
Robot Pembersih Sampah
https://www.google.co.id/search?q=gambar+robot+pembersih+sampah&espv=2&biw=1242&bih=566&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwj8w_Co3cjJAhWFcY4KHRb3CdEQ_AUIBigB#imgrc=YHPq8-bcQJstxM%3A.
Diakses pada tanggal 06 Desember 2015 pukul 11.20.



Makalah ini sangat membantu
BalasHapusMy Blog